Untitled

Kata-kata yang terlontar dari bibirnya begitu penuh arti, selalu kuabaikan begitu saja. Sekarang kusadari betapa bodohnya aku yang selalu saja seperti itu. Sebaris kata yang dia tuliskan sangat berarti, seharusnya ku maknai tiap-tiap kata itu, tetapi apa yang ku lakukan, aku hanya membacanya dengan mata. Seuntai katanya penuh makna, permintaan, kasih sayang dan do’a, mengalir didalam benakku. 

Begitu kuatnya dia, begitu hebatnya dia kurasakan, kuanggap diriku ini bodoh yang selalu saja sulit mengerti keadaannya. Saat ini kerinduan itu menyelamiku setiap saat, perasaan bersalah, perkataanku yang seharusnya tidak kuucapkan malah terlontar begitu saja. Sungguh aku merasa aneh dengan diriku, betapa ku bisa melakukan itu. Kuatnya dia yang setiap saat memaknai dan mengambil hikmah dari kejadian yang tidak diinginkannya, perenungannya begitu baik, pemaafnya begitu lembut. 

Kusadari semua ini jalan yang Allah berikan untuk dilalui. Aku harus terus dan terus memahaminya, menahan diriku dari godaan. Sampai saat ini aku terus berbenah, berusaha memperbaiki diri agar tiada lagi sesal yang ku rasakan seperti saat ini. Aku berharap dan terus berdo’a agar Allah memberi kemudahan dan keridhoan-Nya kepada kita semua dalam proses menuju setiap keindahan-Nya. Aku percaya Allah akan mengabulkan semua itu, Insya Allah. Aaamiin. 

-YEP-


Category: 13 comments

13 comments:

  1. aaamiiin... :)

    Penyesalan selalu datang dibelakang. Nasi sudah menjadi bubur. Tapi, selama bubur itu masih belum basi, kenapa tidak dimakan saja??? ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo langsung dimakan kurang sedap. mending kita hiasi lagi dengan bawang goreng, ayam dll agar semakin sedap dan nikmat. Salam kenal

      Delete
  2. aakan ada masa di mana kita akan merefleksi diri, great

    ReplyDelete
  3. Wow..untitled.
    Hahahaa...sama kayak judul terakhir postingan aku. Ataukah kita semua memang mulai bingung tentang judul bagi kisah kehidupan yg tengah kita jalani? Ah...entahlah..#apasih

    ReplyDelete
  4. Mba Armae_
    Wah.. ungkapannya keren mba, selama masih belum basi, why not?, :) makasih mba.

    Bang BLACKBOX_
    iya betul sekali bang.

    Nick Nock_
    Wah.. bu guru baru muncul lagi nih dirumahku,haha..
    Yah.. itulah yang ada dipikiranku saat bingung memberi judul Nick, mungkin saja judul 'Untitled' ini lagi musim :P

    ReplyDelete
  5. Kok kata-kata yang diucapakan si 'dia' gak ikut di tulis dalam postingan ya sob? KAn bisa jadi perenungan juga buat saya...

    folback sukses ya;

    ReplyDelete
  6. Itu sesuai bisikan hati saya mba, yg mengatakan 'kata-katanya' jangan diposting :)
    Kata-kata yg jadi perenungan pun ada beberapa postingan saya mba.

    Makasih banyak ya mba Ririe sudah berkunjung.

    ReplyDelete
  7. kadang yang membuatku selalu bertanya dalam hidup ini adalah kenapa penyesalan selalu datang di akhir. Bisakah kita mencegahnya sebelum penyesalan itu datang???

    ReplyDelete
  8. Karena penyesalan itu datang dari kesalahan kita sendiri, jika kita mau mencegah penyesalan itu maka kita hindarilah berbuat kesalahan. Dalam artian kita harus berpikir dahulu sebelum berbuat, Insya Allah penyesalan dpt dicegah.

    Makasih mba Yuki sudah berkunjung :)

    ReplyDelete
  9. Belajarlah dari kesalahan itu. namun jangan pernah mengatai diri bodoh, itu sama dengan menanamkan kebodohan pada diri.
    Kata-kata yg diucapkan si 'dia' seperti apa yah..? *penasaran. ^_^

    ReplyDelete
  10. mengatakan seperti itu supaya kesalahan yg sama tak terulang lagi :)
    kata-katanya main tebak2 kata aja yaa,haha..

    ReplyDelete
  11. positive thingking aja ka, ada hkmah dan pembelajaran dari setiap kejadian. semoga kedepan semakin baik, semangat

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih mba Rima, Insya Allah kedepannya semakin baik.
      semangat!

      Delete